Diakhir kegiatan, DPD BKPRMI Surabaya menunjukkan rasa solidaritas dan peduli pendidikannya ke Ma'had Ath - Thalib Desa Sumber Rejo Wonosalam.
melalui penggalanan sodaqoh subuh DPD BKPRMI Surabaya memberikan santunan berupa bingkisan, beras dan uang yang diterima langsung oleh wakil pemimpin pesantren dikarenakan bapak kepala pesantren sedang tidak berada di tempat,
awalnya kami tidak menyangka kalo ustad H.Ahmad Bahruddin selaku ketua umum DPD BKPRMI Surabaya mencarikan lokasi pesantren begitu jauh dari jalan raya sehingga kami berjalan menyusuri jalan setapak yang hiaju royo - royo melompati sungai - sungai kecil dan licin,
sepanjang perjalanan tak henti - hentinya kita berdecak kagum atas keindahan alam yang ada di depan mata kita,maklumlah pemandangan seperti ini sulit ditemukan di Surabaya,
hingga akhirnya sampailah kita di pesantren yang kita tuju, dengan percaya diri penuh, saya mengucapkan salam " Assalamualaikum,,,,, yang dijawab oleh hewan peliharaan pesantren dengan suara yang serempak "embeeeeek,,,,,, " hal itu terulang samapi ketiga kalinya maka tak ayal kami semua tertawa melihat fenomena kejadian yang kita alami saat itu,...
tak lama kemudian keluarlah ustadzah pemimpin pesantren yang menyambut kami dengan ramah,sekilas kami berkenalan dan saling ta'aruf,banyak cerita yang beliau sampaikan termasuk diantaranya bahwa operasional pesantren banyak ditopang dari hasil peternakan kambing yang ada di sebelah pesantren,
Subhanallah.....
melalui penggalanan sodaqoh subuh DPD BKPRMI Surabaya memberikan santunan berupa bingkisan, beras dan uang yang diterima langsung oleh wakil pemimpin pesantren dikarenakan bapak kepala pesantren sedang tidak berada di tempat,
awalnya kami tidak menyangka kalo ustad H.Ahmad Bahruddin selaku ketua umum DPD BKPRMI Surabaya mencarikan lokasi pesantren begitu jauh dari jalan raya sehingga kami berjalan menyusuri jalan setapak yang hiaju royo - royo melompati sungai - sungai kecil dan licin,
sepanjang perjalanan tak henti - hentinya kita berdecak kagum atas keindahan alam yang ada di depan mata kita,maklumlah pemandangan seperti ini sulit ditemukan di Surabaya,
hingga akhirnya sampailah kita di pesantren yang kita tuju, dengan percaya diri penuh, saya mengucapkan salam " Assalamualaikum,,,,, yang dijawab oleh hewan peliharaan pesantren dengan suara yang serempak "embeeeeek,,,,,, " hal itu terulang samapi ketiga kalinya maka tak ayal kami semua tertawa melihat fenomena kejadian yang kita alami saat itu,...
tak lama kemudian keluarlah ustadzah pemimpin pesantren yang menyambut kami dengan ramah,sekilas kami berkenalan dan saling ta'aruf,banyak cerita yang beliau sampaikan termasuk diantaranya bahwa operasional pesantren banyak ditopang dari hasil peternakan kambing yang ada di sebelah pesantren,
Subhanallah.....


0 Komentar