25 alasan kenapa harus sholat berjama'ah di masjid
25 alasan kenapa harus sholat berjama'ah di masjid:
1. Setiap langkah menghapus dosa dan menaikkan derajat
2. Didoakan malaikat
3. Mendapat cahaya sempurna di hari qiyamat
4. Diampuni dosa2nya spt bayi yg baru lahir
5. Malaikat berebut utk mencatat
6. allah menjaga kekhusyuan hati kita
7. Disaksikan sbg org iman oleh Allah
8. Mati dalam keadaan muslim yg fitrah
9. Mendapat naungan Allah di hari qiyamat
10. Allah bergembira dgn hamba yg sholat berjama'ah di masjid
11. Shaf awal di masjid itu shaf para malaikat
12. Sholat subuh berjama'ah pahalanya spt sholat semalam
13. Sholat isya berjama'ah pahalanya spt sholah separuh malam
14. Berjalan diwaktu subuh menuju masjid berada dalam rahmat Allah
15. mendapat pahala seperti pahalanya haji dan umroh
16. Pahala mengikuti sunnah nabi
17. Dijauhkan dr sifat munafiq
18. Semakin jauh langkah semakin besar pahala
19. Dijamin hidup bahagia
20. Dijamin khusnul khatimah
21. Dijamin dpt kavling di surga oleh Allah
22. Bagi yg tertinggal rokaat bhkn ktk dtg sholat sdh bubar, dia tetap mndapat pahala sholat berjama'ah diampuni dosa2nya meski dia sendiri
23. Pahala shaf pertama sangat besar
24. Bila ucapan Aamin pas dgn ucapan malaikat yg ikut shalat maka dosanya diampuni
25. Duduk menunggu imam, dicatat oleh malaikat sbg org yg sholat
Jadi apakah kita masih malas utk ke masjid dgn bgtu besar keutamaannya ?
Apakah shalat berjama'ah di rumah bersama keluarga memiliki keutamaan spt diatas ?
TENTU TIDAK.
Apakah kita tdk mau setiap selesai sholat menjadi spt bayi yg baru lahir ? Didoakan malaikat ? Dijamin kavling surga ? spt Pahala haji dan umroh ? Dll ?
ْ ﺃَﺑِﻲ ﺳَﻌِﻴﺪٍﻋَﻦْ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺎﻝَ ﺇِﺫَﺍ ﺭَﺃَﻳْﺘُﻢْ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞَ ﻳَﻌْﺘَﺎﺩُ ﺍﻟْﻤَﺴَﺎﺟِﺪَ ﻓَﺎﺷْﻬَﺪُﻭﺍ ﻟَﻪُ ﺑِﺎﻹِْﻳﻤَﺎﻥِ ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ{ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻳَﻌْﻤُﺮُ ﻣَﺴَﺎﺟِﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻣَﻦْ ﺁﻣَﻦَ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ }ﺍﻵْﻳَﺔَ
dari [Abu Sa'id] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Jika engkau melihat seorang laki-laki selalu mendatangi masjid, maka bersaksilah bahwa ia seorang yang beriman, Allah Ta'ala berfirman; '(Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah...) " ( hr ibni majah )
MENDAPAT CAHAYA SEMPURNA
ﻋَﻦْ ﺃَﻧَﺲِ ﺑْﻦِ ﻣَﺎﻟِﻚٍ ﻗَﺎﻟَﻘَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺑَﺸِّﺮْ ﺍﻟْﻤَﺸَّﺎﺋِﻴﻦَ ﻓِﻲ ﺍﻟﻆُّﻠَﻢِ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﻤَﺴَﺎﺟِﺪِ ﺑِﺎﻟﻨُّﻮﺭِ ﺍﻟﺘَّﺎﻡِّ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ
dari [Anas bin Malik], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Berilah kabar gembira bagi orang-orang yang berjalan kaki dalam kegelapan menuju masjid dengan cahaya sempurna pada hari kiaKAVLING DI SURGA
ٍ ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَﻋَﻦْ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻣَﻦْ ﻏَﺪَﺍ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﻤَﺴْﺠِﺪِ ﺃَﻭْ ﺭَﺍﺡَ ﺃَﻋَﺪَّ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻟَﻪُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻧُﺰُﻻً ﻛُﻠَّﻤَﺎ ﻏَﺪَﺍ ﺃَﻭْ ﺭَﺍﺡَ
dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa berangkat pagi atau sore hari ke masjid, maka Allah akan mempersiapkan tempat menetap baginya di surga, Itu dilakukan-Nya setiapkali keberangkatan pagi atau sore hari ( hr abu daud)
SEPERTI BAYI BARU LAHIR
ﺍﺑْﻦِ ﻋَﺒَّﺎﺱٍ ﻗَﺎﻟَﻘَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺃَﺗَﺎﻧِﻲ ﺍﻟﻠَّﻴْﻠَﺔَ ﺭَﺑِّﻲ ﺗَﺒَﺎﺭَﻙَ ﻭَﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻓِﻲ ﺃَﺣْﺴَﻦِ ﺻُﻮﺭَﺓٍ ﻗَﺎﻝَ ﺃَﺣْﺴَﺒُﻪُ ﻗَﺎﻝَ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻤَﻨَﺎﻡِ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻳَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪُ ﻫَﻞْ ﺗَﺪْﺭِﻱ ﻓِﻴﻢَ ﻳَﺨْﺘَﺼِﻢُ ﺍﻟْﻤَﻸَُ ﺍﻷَْﻋْﻠَﻰ ﻗَﺎﻝَ ﻗُﻠْﺖُ ﻻَ ﻗَﺎﻝَ ﻓَﻮَﺿَﻊَ ﻳَﺪَﻩُ ﺑَﻴْﻦَ ﻛَﺘِﻔَﻲَّ ﺣَﺘَّﻰ ﻭَﺟَﺪْﺕُ ﺑَﺮْﺩَﻫَﺎ ﺑَﻴْﻦَ ﺛَﺪْﻳَﻲَّ ﺃَﻭْ ﻗَﺎﻝَ ﻓِﻲ ﻧَﺤْﺮِﻱ ﻓَﻌَﻠِﻤْﺖُ ﻣَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﻣَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻷَْﺭْﺽِ ﻗَﺎﻝَ ﻳَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪُ ﻫَﻞْ ﺗَﺪْﺭِﻱ ﻓِﻴﻢَ ﻳَﺨْﺘَﺼِﻢُ ﺍﻟْﻤَﻸَُ ﺍﻷَْﻋْﻠَﻰ ﻗُﻠْﺖُ ﻧَﻌَﻢْ ﻗَﺎﻝَ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻜَﻔَّﺎﺭَﺍﺕِ ﻭَﺍﻟْﻜَﻔَّﺎﺭَﺍﺕُ ﺍﻟْﻤُﻜْﺚُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻤَﺴَﺎﺟِﺪِ ﺑَﻌْﺪَ ﺍﻟﺼَّﻠَﻮَﺍﺕِ ﻭَﺍﻟْﻤَﺸْﻲُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻷَْﻗْﺪَﺍﻡِ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺠَﻤَﺎﻋَﺎﺕِ ﻭَﺇِﺳْﺒَﺎﻍُ ﺍﻟْﻮُﺿُﻮءِ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻤَﻜَﺎﺭِﻩِ ﻭَﻣَﻦْ ﻓَﻌَﻞَ ﺫَﻟِﻚَ ﻋَﺎﺵَ ﺑِﺨَﻴْﺮٍ ﻭَﻣَﺎﺕَ ﺑِﺨَﻴْﺮٍ ﻭَﻛَﺎﻥَ ﻣِﻦْ ﺧَﻂِﻴﺌَﺘِﻪِ ﻛَﻴَﻮْﻡِ ﻭَﻟَﺪَﺗْﻪُ ﺃُﻣُّﻪُ ٍ
dari [Ibnu Abbas] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Rabbku Tabaraka wa Ta'ala mendatangiku tadi malam dalam wujud yang paling indah -Ibnu Abbas berkata: Menurutku beliau bersabda: Dalam mimpi- lalu Allah berfirman: 'Hai Muhammad, tahukah kamu apa yang diperdebatkan malaikat tertinggi." Beliau bersabda: "Aku menjawab: "Tidak. lalu Ia meletakkan tanganNya di atas pundakku hingga aku merasakan dinginnya diantara dadaku -atau beliau bersabda: dileherku- lalu aku mengetahui yang ada dilangit dan dibumi. Ia bertanya: 'hai Muhammad, tahukah kamu apa yang diperdebatkan malaikat tertinggi? ' Aku menjawab: Ya, tentang kafarat dosa dan kafarat dosa itu adalah berdiam diri di masjid setelah shalat, berjalan kaki menuju (shalat) jamaah, menyempurnakan wudhu pada saat tidak disukai ( dinginnya subuh) . Barangsiapa hidup seperti itu, ia hidup dengan baik, mati dalam kebaikan ( khusnhl khatimah) dan ia terbebas dari kesalahannya seperti saat dilahirkan ibunya.
ALLAH GEMBIRA
ٍ ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَﻋَﻦْ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺎﻝَ ﻣَﺎ ﺗَﻮَﻃَّﻦَ ﺭَﺟُﻞٌ ﻣُﺴْﻠِﻢٌ ﺍﻟْﻤَﺴَﺎﺟِﺪَ ﻟِﻠﺼَّﻼَﺓِ ﻭَﺍﻟﺬِّﻛْﺮِ ﺇِﻻَّ ﺗَﺒَﺸْﺒَﺶَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻟَﻪُ ﻛَﻤَﺎ ﻳَﺘَﺒَﺸْﺒَﺶُ ﺃَﻫْﻞُ ﺍﻟْﻐَﺎﺋِﺐِ ﺑِﻐَﺎﺋِﺒِﻬِﻢْ ﺇِﺫَﺍ ﻗَﺪِﻡَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ
dari [Abu Hurairah], dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tidaklah seorang muslim mendiami masjid untuk shalat Berjama'ah dan dzikir kecuali Allah bergembira padanya sebagaimana bergembiranya orang yang menemukan kembali hartanya yg hilang." ( hr ibnu majah )
JAUH DARI KEMUNAFIKAN
ﻋَﻦْ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻗَل ﻤَﻦْ ﺳَﺮَّﻩُ ﺃَﻥْ ﻳَﻠْﻘَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻋَﺰَّ ﻭَﺟَﻞَّ ﻏَﺪًﺍ ﻣُﺴْﻠِﻤًﺎ ﻓَﻠْﻴُﺤَﺎﻓِﻆْ ﻋَﻠَﻰ ﻫَﺆُﻻَءِ ﺍﻟﺼَّﻠَﻮَﺍﺕِ ﺍﻟْﺨَﻤْﺲِ ﺣَﻴْﺚُ ﻳُﻨَﺎﺩَﻯ ﺑِﻬِﻦَّ ﻓَﺈِﻧَّﻬُﻦَّ ﻣِﻦْ ﺳُﻨَﻦِ ﺍﻟْﻬُﺪَﻯ ﻭَﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺷَﺮَﻉَ ﻟِﻨَﺒِﻴِّﻜُﻢْ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺳُﻨَﻦَ ﺍﻟْﻬُﺪَﻯ ﻭَﻟَﻌَﻤْﺮِﻱ ﻟَﻮْ ﺃَﻥَّ ﻛُﻠَّﻜُﻢْ ﺻَﻠَّﻰ ﻓِﻲ ﺑَﻴْﺘِﻪِ ﻟَﺘَﺮَﻛْﺘُﻢْ ﺳُﻨَّﺔَ ﻧَﺒِﻴِّﻜُﻢْ ﻭَﻟَﻮْ ﺗَﺮَﻛْﺘُﻢْ ﺳُﻨَّﺔَ ﻧَﺒِﻴِّﻜُﻢْ ﻟَﻀَﻠَﻠْﺘُﻢْ ﻭَﻟَﻘَﺪْ ﺭَﺃَﻳْﺘُﻨَﺎ ﻭَﻣَﺎ ﻳَﺘَﺨَﻠَّﻒُ ﻋَﻨْﻬَﺎ ﺇِﻻَّ ﻣُﻨَﺎﻓِﻖٌ ﻣَﻌْﻠُﻮﻡُ ﺍﻟﻨِّﻔَﺎﻕِ ﻭَﻟَﻘَﺪْ ﺭَﺃَﻳْﺖُ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞَ ﻳُﻬَﺎﺩَﻯ ﺑَﻴْﻦَ ﺍﻟﺮَّﺟُﻠَﻴْﻦِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺪْﺧُﻞَ ﻓِﻲ ﺍﻟﺼَّﻒِّ ﻭَﻣَﺎ ﻣِﻦْ ﺭَﺟُﻞٍ ﻳَﺘَﻂَﻬَّﺮُ ﻓَﻴُﺤْﺴِﻦُ ﺍﻟﻂُّﻬُﻮﺭَ ﻓَﻴَﻌْﻤِﺪُ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﻤَﺴْﺠِﺪِ ﻓَﻴُﺼَﻠِّﻲ ﻓِﻴﻪِ ﻓَﻤَﺎ ﻳَﺨْﻂُﻮ ﺧَﻂْﻮَﺓً ﺇِﻻَّ ﺭَﻓَﻊَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻟَﻪُ ﺑِﻬَﺎ ﺩَﺭَﺟَﺔً ﻭَﺣَﻄَّ ﻋَﻨْﻪُ ﺑِﻬَﺎ ﺧَﻂِﻴﺌَﺔً
dari Abdullah bin mas'ud ia berkata; "Barangsiapa yang senang bertemu dgn Allah dalam keadaan muslim, maka hendaklah ia menjaga shalat lima waktu setiap ia dipanggil untuk mengerjakannya ( adzan ). Sebab itu adalah jalan menuju petunjuk. Dan Allah telah mensyariatkan dan memerintahkan kepada Nabi kalian untuk mengikuti jalan petunjuk. Demi hidupku, sekiranya kalian semua shalat di rumah masing-masing sungguh kalian telah meninggalkan sunah Nabi kalian. Dan sekiranya kalian meninggalkan sunah Nabi kalian maka kalian akan tersesat. Sungguh2 telah kami perhatikan dan tdk ada perselisihan diantara kami ( shahabat) bahwa orang-orang yang tdk sholat berjama'ah dimasjid adalah seorang munafik yang tampak jelas kemunafikannya. Sungguh, aku telah melihat seorang laki-laki yang ditandu 2 org hingga ia masuk dalam barisan shalat, tidaklah seorang laki-laki berwudlu dan membaguskan wudlunya , kemudian menuju masjid untuk shalat, maka tidaklah ia melangkahkan kaki kecuali dengan langkah tersebut Allah akan mengangkat derajatnya dan menghapus dosanya." ( hr ibni majah, hr bukhary)
Hikmah hadits :
1. Wajib mendatangi masjid ktk adzan dikumandangkan
2. Sholat di masjid adalah sunnah nabi dan perintah Allah
3. Di zaman nabi muhammad Hanya munafiq yg malas pergi kemasjid
4. Setiap langkah dicatat pahala dan dihapus dosa
5. Larangan sholat di rumah krn itu perbuatan munafiq
6. Krn besarnya pahala sehingga org yg sakit ditandu menuju masjid untuk sholat berjama'ah
7. Org yg menuju masjid utk sholat berjama'ah Dijamin mati dalam keadaan muslim yg bebas dr dosa ketika bertemu Allah
8. Sunnah berwudlu di rumah bukan di masjid
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﺃُﻣَﺎﻣَﺔَﺃَﻥَّ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺎﻝَ ﻣَﻦْ ﺧَﺮَﺝَ ﻣِﻦْ ﺑَﻴْﺘِﻪِ ﻣُﺘَﻂَﻬِّﺮًﺍ ﺇِﻟَﻰ ﺻَﻠَﺎﺓٍ ﻣَﻜْﺘُﻮﺑَﺔٍ ﻓَﺄَﺟْﺮُﻩُ ﻛَﺄَﺟْﺮِ ﺍﻟْﺤَﺎﺝِّ ﺍﻟْﻤُﺤْﺮِﻡِ ﻭَﻣَﻦْ ﺧَﺮَﺝَ ﺇِﻟَﻰ ﺗَﺴْﺒِﻴﺢِ ﺍﻟﻀُّﺤَﻰ ﻻَ ﻳَﻨْﺼِﺒُﻪُ ﺇِﻻَّ ﺇِﻳَّﺎﻩُ ﻓَﺄَﺟْﺮُﻩُ ﻛَﺄَﺟْﺮِ ﺍﻟْﻤُﻌْﺘَﻤِﺮِ ﻭَﺻَﻠَﺎﺓٌ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﺛَﺮِ ﺻَﻠَﺎﺓٍ ﻻَ ﻟَﻐْﻮَ ﺑَﻴْﻨَﻬُﻤَﺎ ﻛِﺘَﺎﺏٌ ﻓِﻲ ﻋِﻠِّﻴِّﻴﻦَ
dari [Abu Umamah] bahwasanya Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan suci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti pahala orang yang haji yang sedang ihram, dan barangsiapa yang keluar dari rumahnya untuk melaksanakan shalat Dluha, dia tidak mempunyai niat kecuali itu, maka pahalanya seperti orang yang sedang umrah. Dan menunggu shalat hingga datang waktu shalat yang lain yang tidak ada main-main di antara keduanya, maka pahalanya ditulis di 'Iliyyin." ( hr abu daud )
Mdh2an bermanfaat....



0 Komentar