Katakan "Jangan" Kalau Itu "Jangan"

Surabaya - "Ayah memiliki peran yang sangat luar biasa bagi perkembangan dan pertumbuhan putra putrinya sebagai proses pembentukan karakter, ketangguhan, kejujuran, imunitas sosial, kemampuan memecahkan masalah yang seharusnya dilatih oleh seorang Ayah" Disampaikan Ustadz Muhajir waketum DPD BKPRMI Surabaya , Ahad 11/2/18

Walimatul Aqiqah Alwi Attirmidzi putra pertama pasangan yusuf dan sholikha secara eksklusif mengundang DPD BKPRMI Surabaya dengan menggelar khotmil quran dilanjutkan dengan menggunting rambut dan menikmati sajian menu daging Aqiqah 

Ustadz Muhajir menyampaikan " ’kedahsyatan’ Ayah dalam memberikan keteladanan, bimbingan dan mengarahkan mereka anak-anaknya dengan kelembutan, kesantunan, dan keteladanan , tidak terbentuk secara sempurna karena dilakukan sepenuhnya oleh kaum ibu yang secara psikologis ’baperan’".ujarnya 

Seorang ibu tidak sepenuhnya menangani seluruh problematikan kehidupan rumah tangga, dan seorang Ayah tidak juga hanya fokus mencari penghasilan dengan melalaikan peran sosialnya dalam membina keluarga. Dengan menyusun visi berkeluarga secara baik, maka biduk rumah tangga akan berjalan dengan baik dalam mencapai tujuan sejatinya.

Ayah Nabi Yusuf yang berhasil menanamkan nilai-nilai keluhuran padanya sehingga mampu menolak ajakan zina dari seorang Putri Zulaikha yang sangat cantik, kaya dan memiliki pengaruh. Yusuf muda menolak ajakan tersebut karena kekuatan tauhid yakni ketundukannya pada aturan Allah SWT.

Keberhasilan pendidikan pertumbuhan dan perkembangan anak semata bukan tanggung jawab Ibu namun juga tanggung jawab ayah " pungkasnya  (Bunda Tri )