Santri TAAM Ngaji diatas Kapal Penyeberangan Surabaya - Madura
Surabaya - Enam Ratus Santri taman asuh anak muslim (TAAM) binaan lembaga pembinaan dan pengembangan keluarga sakinah (LPPKS-BKPRMI) se surabaya berlayar mengarungi selat madura dan memutari bawah jembatan suramadu sambil mengaji bersama selama dua jam, minggu 11/3/18
Pengenalan alat transportasi air diantara kapal laut merupakan salah satu tema yang ada di kurikulum pembelajaran taman asuh anak muslim Surabaya
H. Ahmad Bahruddin selaku ketua umum BKPRMI ( badan komunikasi pemuda remaja masjid Indonesia ) kota Surabaya menyatakan pentingnya mengenalkan alat transportasi air dengan menaikinya dan melakukan pembelajaran di atasnya akan membuat santri lebih mengenal dan memahami lebih dekat maksud dan tujuan pembelajaran yang disampaikan.
Santri taman asuh anak muslim dari dua puluh tiga lembaga se Surabaya yang akan bergabung di kegiatan ngapal sebelumnya sudah diberikan tiket khusus untuk bisa naik dan memasuki kapal joko tole yang sudah di sewa secara khusus oleh LPPKS-BKPRMI Surabaya
Siswati selaku direktur daerah LPPKS-BKPRMI sekaligus ketua panitia memberikan gambaran kegiatan yang akan dilakukan santri selama ngapal "ngaji di kapal"
Diawali dengan penyambutan santri dan seremonial pembukaan acara Ngapal di masjid Baitul Hakam depan terminal pelabuhan untuk berangkat bersama menuju kapal jokotole
Kegiatan selama berlayar diawali dengan tadarus atau mengaji juz 30 kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan dongeng yang akan dibawakan oleh kakak dari PPMI(persaudaraan pengkisah muslim Indonesia kemudian dilanjutkan dengan ice breaking dan game seru berhadiah
Keterbatasan kuota penumpang kapal jokotole milik PT. Pelindo maka pemberangkatan peserta ngapal dibagi dua gelombang yaitu untuk gelombang 1 jam 08.00 - 10.00 dan untuk gelombang 2 jam 11.00 - 13.00 wib
"Teriring doa semoga perjalanan Ngapal LPPKS-BKPRMI kota Surabaya sukses dan lancar , Aamiin"tutur Ahmad Bahruddin ( Bunda Tri )



0 Komentar