Ajarkan Akhlaqul Karimah Melalui Cerita Islami

Ajarkan Akhlaqul Karimah Melalui Cerita Islami


Surabaya -Mengajarkan Akhlaqul Karimah kepada santri taman pendidikan Al-Qur'an tidak harus dengan materi serius dan menegangkan dalam kungkungan tembok ,namun melalui kemasan cerita islami dengan metode dan pendekatan menyenangkan penuh kasih sayang pesan yang disampaikan akan cepat sampai pada sasaran , Selasa 15/5/18

Pembiasaan - pembiasaan kecil yang terkadang diremehkan namun sangat penting terkadang luput dari pengawasan di rumah diantaranya pembiasaan membaca doa sehari - hari mulai dari doa mau tidur hingga bangun tidur dan seterusnya

Pun demikian dengan pembiasaan salam dan salim sebelum dan sesudah keluar dari rumah , masih banyak ditemui salim pada orang tua meletakkan punggung tangan orang tua  di jidat atau di pipi , padahal etika yang sesungguhnya nya adalah dihidung dan dicium sebagai bagian dari hormat pada orang tua atau orang yang lebih tua 

Tak bisa dipungkiri pengaruh negatif adanya media elektronik berupa tayangan televisi ataupun gadget sudah mempengaruhi pola hidup dan karakter anak ,apalagi kalau orangtuanya memfasilitasi tanpa mengkontrol secara intens

" tugas guru ngaji ataupun guru di sekolah formal bisa dikatakan semakin banyak tantangan nya namun bila di niatkan ikhlas lillahitaala Insya Allah akan banyak generasi emas yang terselamatkan dari pengaruh negatif pola pengasuhan yang salah" .tutur H. Ahmad Bahruddin , S.Ag ketua DPD BKPRMI Surabaya 

Antusias santriwan - santriwati taman pendidikan Al-Qur'an " adinda " di Jl. Sidosermo puskesmas Surabaya  , menyaksikan Kak Anshori dalam kisah dan cerita islami membuktikan bahwa fitrah anak masih suci , pelajaran apapun bisa diterima dengan baik oleh otak mereka dalam kondisi menyenangkan dan tanpa ancaman ataupun doktrin dari siapapun.

Semakin banyak kasih sayang dalam balutan pendidikan dan pengajaran akan bisa dipastikan Akhlaqul Karimah santriwan - santriwati akan semakin terasah dengan sendirinya 

"Ajarkan anak-anak kasih sayang melalui kisah dan cerita islami  agar mereka lebih bisa menghargai arti pendidikan dan pengajaran yang sesungguhnya" pungkas H. Ahmad ( Bunda Tri)

Posting Komentar

0 Komentar