Sebelum membaca sampai habis, saya berharap anda tidak lupa untuk mencium "kekasih halalmu" sebelum berangkat kerja.
"Saya sudah cukup tua bang Mumuh untuk melakukan hal romantis ini..?!" Sayang sekali, Allah memberikan anda tangan dan kening tidak dibatasi usia, dan sikap romantis tidak terbatas oleh usia tua maupun muda, Inilah Islam.!

Tahukah Anda?
Kenapa lelaki dianjurkan mencium kening istri dan istri mesti mencium tangan suaminya?

Ahli hikmah mengatakan dalam Kitab Az-zawjayn:
Bahwa semangat dan ketenangan lelaki itu terletak pada kening istrinya.

Lalu sumber ketenangan dan kekuatan perempuan itu ada di punggung tangan suaminya.

Mengecup kening istri atau mencium tangan suami, hakikatnya sebuah simbol dari satu hal paling mahal dalam hubungan suami isteri.

“Apa itu?”
“Saling percaya”.

Jangan menilai bahwa yang mendorong suami mengecup kening istrinya itu karena birahi.
Seorang suami mengecup kening istri adalah cara dirinya mendapatkan ketenangan.

Dan perempuan mencium tangan lelaki bukan semata tentang siapa yang lebih tinggi derajatnya, tapi itu adalah tanda bahwa keikhlasan yang menuntunnya. Karna perempuan juga tahu, di tangan suaminya ada ridha Tuhannya.

Kenapa mesti kening atau tangan?
Kening perempuan adalah sumber ketenangan dan semangat bagi suami, karna kening adalah saksi dari ketaatan pada Rabb.

Keninglah, perantaraan tunduk makhluk pada Penciptanya.
Keninglah bagian tubuh pertama yang mengaku, bahwa Allah adalah Maha Tinggi, sementara diri adalah rendah.
Keninglah yang bersujud.
Kening berada paling bawah, sebagai simbol bahwa tiada yang lebih tinggi daripada Rabb.
Padahal kening adalah bagian tubuh kita yang paling tinggi.

Maka pada kening perempuanlah Allah hembuskan sumber ketenangan.
Maka tak heran jika suami bisa merasakan ketenangan setelah mengecup kening istrinya.

Lalu, apakah sama kondisinya dengan tangan suami yang dicium istri?

Perempuan mencium tangan suami bukan semata menempelkan bibirnya.
Ada doa yang ia panjatkan di tangan suami, semata meletakkan doa disana, karena dengan tangan itulah suaminya bekerja untuk orang-orang yang dicintai & disayanginya.

Lewat ciuman di tangan suami, seorang istri sedang memohon pada Allah, agar menjaga tangan suaminya dari hal- hal yang dibenci oleh-NYA.

Melalui ciuman yang diletakkan di tangan suami, seorang istri menitipkan doa agar Tuhan menjaga tangan suami untuk menjaga kasih sayangnya & tak mengambil yang bukan haknya.

Bagi para pasangan suami istri, yang belum pernah melaksanakan yuk coba praktikkan. Yang sebelumnya sudah dikerjakan tapi no heart feeling, Please ya coba maknai kedalaman hikmah dan siratan pesan-pesan di balik cium kening dan cium tangan ini. Saya yakin akan ada perbedaan Dzauq (daya rasa) yang diinspirasikan oleh Ar-Rahmaan kepada qalbu kita. Degub qalb(jantung) hati akan menjadi bukti. Dan yakinlah ini adalah salah satu nikmat terbesar bagi orang beriman… yakni istri(pasangan) yang mukminah yang membantunya dalam (ketaatan) beriman. Selamat mencoba!